Beranda » Hukum » Berita Penangkapan Kapal Mewah Yacht Simpang Siur?

Jumat, 02 Maret 2018 - 23:40:37 WIB
Berita Penangkapan Kapal Mewah Yacht Simpang Siur?
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Hukum - Dibaca: 601 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- Ditangkapnya kapal mewah Yacht  milik warga  negara Malaysia di Bali menjadi berita besar dan campur aduk di Media  Cetak dan eletcronik awal pekan ini.Fasalnya berita itu dikaitkaitkan dengan Perdana Menteri Dato Najib Razak yang  disebutkan dekat dengan seorang pengusaha Malaysia yang jadi pemilik kapal mewah tersebut.Informasi ini dilansir oleh MetroTv,News dan Detik, Com edisi 28/2,2018. 

Bahkan berita  menjadi simpang siur lagi  dihubungkan dengan PM Najib Razak ikut dalam pembelian kapal tersebut dengan uang  hasil coloborasi (persekongkolan) rasuah proyek 1 IMDB sebuah lembaga keuangan Malaysia didirikan oleh pemerintah Kerajaan Malaysia.Pada hal isu tersebut merupakan isu lama sejak setahun lalu yang dibantah dan dinyatakan tidak benar, oleh PM  Dato Najib Razak.

Sekarang  ada lagi, muncul mengada ada,yang amat jadi karena mendekatkanya Pilihan Raya 14 Malaysia,untuk  informasi negative pada  PM Dato Najib Razak.Terutama berita yang  mengambil sumber dari informasi pakatan  oposisi. Yang tidak membuang kesempatan  atau peluang untuk menjatuhkan lawan politik.

Tentu saja, focus berita ini di Malaysia berbeda dengan yang terangkat  di Indonesia. Yakni berita di Indonesia lebih kepada urusan kerjasama FBI Amerika dalam hal pencucian uang dan transaksi narkoba.Bukan soal soal  kasus 1 IMDB bagaikan bola liar isu politik kini di Malaysia.

Sebagaimana  dapat kita ketahui, Kapal dengan ukuran 20 meter memang tergolong kapal mewah.Selain punya body kapal  dari besi yang kuat,berdinding  mar- mar berlapis,, dilengkapi dengan bioskop, ruang spa, dan  landasan  landing helicopter.

Orang yang jadi pemiliknya kapal Yacht bernama Jho Low.Ia  bisnismen kaya warga Malaysia dia membeli dengan  harga sebesar 250 milyard US dollar,atau setara  hamper 3.5 trilyun rupiah . Kemudian menjadi kasus hukum, sasaran keamanan  Amerika Serikat lantaran diduga  ada kaitan proses pengadilan Amerika  Serikat dengan pencucian uang  hasil transaksi narkoba.

Namun sejauh ini  Jhow Low belum ditemukan.Bukan berarti ia sudah melakukan pelanggaran hukum.Semua ini baru dugaan.

Meskipun telah dicari oleh pihak kepolisian  internasional baik di Hongkong, dan dilain tempat kantor bisnisnya. Namun belum  ada informasi dimana yang bersangkutan kini berada.Pencarian terus dilakukan

Kapal tersebut  kini ditahan di Bali untuk pemeriksaan. Polda Bali bekerja sama  FBI aparat keamanan Amerika Serikat.Penumpang kapal yang  pada kebanyakan  adalah orang warga kulit putih asal Eropah.Dapat ditambahkan kapal tersebut  telah sering  masuk Indonesia, seperti  Lombok, dan kawasan wisata laut wilayah  Indonesia Timur kawasan Radja Ampat.

Pihak Kepolisian Republik Indonesia akan membantu pemeriksaan soal kapal dan pemcucian uang tersebut.Termasuk dugaan  pencucian  hasil transaksi narkoba

“Kami habis mempelajari,mengevaluasi data data dan dokumen yang kita dapatkan. Setelah itu baru kita tetapkan tersangka setelah gelar perkara, macam macam” kata Kombes Daniel  Silitonga  Wadir Tipidiksus Bareskrim Polri ( Detik com 1/3). ( Mas ud HMN)

Ilustrasi foto: www.NusaBali.com


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)