Beranda » Nasional » Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Diprediksi Aman dari Kegaduhan ?

Sabtu, 20 Januari 2018 - 00:15:02 WIB
Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Diprediksi Aman dari Kegaduhan ?
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasional - Dibaca: 47 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- Kekhawatiran akan adanya kegaduhan politik pada pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 kemungkinan besar tak akan terjadi. Pelajaran Pilkada DKI 2017 sudah menguras energy namun tetap berakhir dengan penuh harmonisasi kehidupan bermasyarakat dan berbagsa di Propinsi DKI Jakarta saat ini. Ibarat sebuah kalimat bijak mengatakan:”Yang lalu biarlah berlalu dan tataplah masa depan dengan penuh harapan.”

Meskipun begitu masih saja ada kekhawatiran dari berbagai kalangan akan terjadinya kampanye hitam dengan isu sara yang mengandung ujaran kebencian dan kekerasan dalam politik di Pilkada dan Pilpres mendatang. Hal ini mencuat di acara diskusi politik (Dispol) bertajuk:”Kampanye Hitam, Musuh Demokrasi” yang digelar Vox Point Indonesia, selasa (16/1/2018) di sanggar Partivi Building, kawasan Pasar baru, Jakarta Pusat.  

Sebagai nara sumber di acara yang banyak dihadiri awak media tersebut antaranya: Haposan Paulus Batubara (Ketua DPP Gerindra), Tsamara Amany Alatas (Politikus Partai Solidaritas Indonesia) dan Tity Anggraeny, Direktur Perhimpunan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Namun semua nara sumber sepakat bahwa Pilkada dan Pilpres yang akan datang akan berlangsung sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dengan harapan tidak akan ada celah untuk menggunakan kampanye hitam. Mereka  juga sepakat bahwa semua partai politik dapat menjalankan kontestasi politik secara beradab yakni dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang tercantum dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. (M. Hrun).

     


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)