Beranda » Warta Daerah » H. Slamet Junaedi , Politisi Nasdem Asal Madura Siap Menangkan Khofifah-Emil Dardak

Rabu, 03 Januari 2018 - 01:11:58 WIB
H. Slamet Junaedi , Politisi Nasdem Asal Madura Siap Menangkan Khofifah-Emil Dardak
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 31 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- Ditengah ramainya pasangan Cagub – Cawagub  melakukan konsolidasi dan dukungan. Pasangan Cagub-Cawagub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa -Emil  Dardak mendatangi kantor DPP Nasdem di kawasan Gondangdia Menteng Jakarta Pusat, selasa (2/1/2017) dengan tujuan guna memantapkan dukungan dari Partai Nasdem .

Kehadiran mereka didampingi oleh Ketua Tim 17, Kiai Haji Salahuddin Wahid, KH Asep Syaifuddin Chalim, dan Husnul Khuluq. Hadir juga pada waktu yang sama Pengusaha sekaligus anggota DPR RI Frkasi Nasdem dapil Madura yaitu: H. Slamet Junaedi  

Kepada melayutoday.com dan sejumlah media lainnya H. Slamet menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan Khofifah-Emil. “InsyaAllah, kami diperintah oleh partai dan kami sebagai kader Nasdem wajib hukumnya memenagkan pasangan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018-2023,”ungkapnya.

“Insya Allah kami juga akan sosialisasikan untuk memenangkan pasangan ibu Khofifah-Emil di pilkada serentak ini,”jelas anggota DPR RI dapil Jawa Timur XI yang meliputi daerah Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

Menurut Korwil (Koordinator Wilayah Madura) dalam tim sukses pemenangan Khofifah-Emil ini pihaknya telah membentuk posko-posko atau titik titik pemenangan di setiap kabupaten yang ada di Madura. “Kami alhamdulillah sudah membentuk Tim pemenangan di tiap kabupaten insyaAlloh tinggal menunggu kapan ibu Khofifah berkunjung ke Madura kami sudah siap semuanya,”pungkas politisi yang duduk di komisi VI ini. (M. Harun).  


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)