Beranda » Budaya » Mewujudkan Persatuan Rumpun Melayu Se-Asia.Tenggara

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:50:12 WIB
Mewujudkan Persatuan Rumpun Melayu Se-Asia.Tenggara
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Budaya - Dibaca: 121 kali

Jakarta,  melayutoday.com,-  Ketika Gema pribumi diangkat sebagai viral oleh  Gubenur Anies dalam mengawali pidato perdananya usai dilantik di tengah-tengah warga.ibu kota Jakarta.  Istilah melayu memang lebih soft kedengarannya sehingga Pusat Kajian Peradaban Melayu menjadikan tema sentral dalam kegiatan refleksi akhir tahun 2017 dan dialog nasional berjudul:" Kebangkitan Rumpun Melayu di Era Masyarakat Digital ",  kamis 28/12/2017 di PDS HB Jasin Taman Ismail Marzuki (TIM) kawasan Cikini Jakarta Pusat.

Hadir sebagai pembicara antarnya Biem T. Benyamin Sueb ( anggota DPR RI Komisi I), Husin Suhaili Datuk mudo (Ketua Umum Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia /Lemtari) dan Dr.Jufri Alkatiri (Dosen Ilmu Komunikasi UIN Jakarta). Hadir juga sebagai pembicara tamu, Dubes Iran Untuk Indonesia, Valioallah Muhammadi ,  sementara  yang menjadi moderator Erizal, SE (Penyiar di salah satu radio Swasta di Jakarta). Ketua Pelaksana adalah M. Harun yang sekaligus Cief in editor melayutoday.com.

Menurut Biem T. Benyamin Sueb yang sekaligus Ketua Majelis Adat dan Budaya Melayu Indonesia DKI Jakarta bahwa kemajuan rumpun Melayu harus dimulai dari kekompakan internal komponen Melayu sendiri  baik se nusantara maupun rumpun melayu se- asia tenggara.

"Kegiatan dialog tentang kemelayuan ini menjadi semacam triger untuk menyatukan presepsi kita, juga semangat kemelayuan kita yang harus terus digelorakan. Kita punya eksekutif dan legislatif ayo kita tunjukkan kepada mereka bahwa nih melayu ada,"tandas Bang Biem.

Bahkan, tambah Biem, eksistensi kemelayuan kita perlu kita tonjolkan secara nasional dan internasional. "Saya siap sebagai anggota DPR membantu kegiatan menyampaikan simbol simbol kemelayuan kepada pihak pihak stakholder. Karena kalau simbol.simbol peradaban itu tidak kita tonjolkan kapan lagi," tandas anggota DPD 2009-2014 ini dengan.penuh semangat.

Sementara itu ketua umum DPP Lemtari Husin Suhaili Datuk Mudo mengingatkan bangsa melayu ini untuk menerapkan adat istiadat Melayu dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. "Meski kini  kita berada di era digital atau globalisasi namun jangan tinggalkan jati diri kita sebagai orang melayu. Karena hanya dengan budaya saja kita tak mampu mengatasi derasnya serbuan budaya asing yang negatif ,"tegas mantan wakil ketua lembaga adat Melayu Riau ini.

Dengan nada yang agak berbeda dosen komunikasi UIN  Jufri Alkatiri justru menganjurkan agar masyarakat kita terus melakukan up date terhadap perkembangan kemajuan bidang komunikasi digital . "Kita sudah berada di era dimana ketergantungan terhadap teknologi digital tak bisa dielakkan lagi ini menjadi realitas jaman now. Disinilah rumpun Melayu harus mampu beradaptasi atas kemajuan itu ,"ungkapnya.

Dalm perspektif nilai nilai Ketua Umum Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM) Dr. Masud HMN menyatakan bahwa jika tak ingin Melayu hilang di bumi maka rumpun Melayu mesti memenuhi beberapa ciri ciri yaitu : rumpun Melayu harus memiliki ilmu, berkuasa dalam bidang ekonomi , berperadaban dengan menjaga budaya dan adat melayu , berdaya saing menghadapi era digital dan globalisasi serta tetap mempertahankan Islam sebagai agama rumpun Melayu sekaligus identitas.

"Jika ada juga non muslim yang setuju dengan konsep dan nilai-nilai  Melayu maka kita meng-apresiasi karena meski mereka non muslim tapi bisa dikatakan sebagai pendukung Melayu," jelas dosen di universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) ini.


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)