Beranda » Nasional » Kemiripan Anwar Ibrahim Dan Sri Mulyani Indrawati

Sabtu, 01 Juli 2017 - 21:30:12 WIB
Kemiripan Anwar Ibrahim Dan Sri Mulyani Indrawati
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasional - Dibaca: 501 kali

Oleh Dr Mas ud HMN )

Belakangaan berita tentang Anwar Ibrahim terangkat kepermukaan di media masa Malaysia.Fasalnya  Anwar Ibrahim tidak bersedia dijadikan kandidat dalam pemilihan raya (PRU) yang akan datang sebagai calon Perdana Menteri (PM),dari kubu oposisi.Yakni gabungan partai Melayu ,Cina dan India.(Utusan Online 20/6.2017)

Padahal sebelumnya kubu oposisi yang tergabung dalam Pakatan Rakyat (PKR) bersepakat untuk sementara  menjadikan  Anwar sebagai baris depan, gerakan perubahan kekuasan politik Malaysia. Sikap Anwar Ibrahim ini menimbulkan spekulasi, apakah ini berarti  ia  akan berabung  BN bersama kekuasan sekarang.Ataukah sedang mencari  figur baru sebagai tokoh yang populair  yang kredibel. Sehingga  PKR dapat  berjaya

Belum jelas, Ini perlu kita tunggu apa sebenarnya  yang akan terjadi dari perubahan kubu PKR.Namun, sebagai catatan figur Anwar Ibrahim, meski diterpa badai, gelombang pasang, hebat, dalam  politik dia ternyata  masih faktor penting Malaysia.Ada siapa dari Indonesia  yang mirip punya  peran seperti demikian.

Artikel ini, mencoba mencari  tahu. Yaitu  tentang siapa   tokoh dari  Indonesia. Tak keliru, jika kita sebut  Sri Mulyani Indrawati  Menteri Keuangan Indonesia. Antara  Anwar Ibrahim, dan peran Sri Mulyani dengan tipologi kemiripannya.

Seperti kita ketahui,tak lama menikmati masa tenangnya di tanah air, tokoh ekonomi asal Universitas Indonesia itu diminta kembali oleh Presiden Jokowi untuk  menjadi Menteri Keuangan. Dia telah menyelesaikan  dua tugas penting, kini menerima tugas  yang ketiga. Yang sudah jelas bukan tugas negara  yang ringan.

Tokoh Sri Mulyani memiliki kecerdasan. Ditambah pula Kepiawaiannya serta percaya dirinya amat  andal. Ia selevel dengan  Menteri JB Sumarlin dimasa Presiden Soeharto. Tokoh  keuangan peringkat dunia itu adalah .Anwar Ibrahim dari Malaysia, JB Sumarlin dan Sri Mulyani dari Indonesia.

Disinilah. kita mencatat untuk negara  tentangga Malaysia memiliki figur yaitu Anwar Ibrahim yang punya rekam jejak baik dalam kebijakan keuangan. Ini menjelaskan hanya sedikit sosok muncul pada bidang keuangan,kalau dibandingkan  bidang sosial,politik dan sebagainya.

Dalam persfektif ketokohan  agaknya Sri Mulyani  punya kemiripan dengan sosok Anwar Ibrahim Wakil Perdana Menteri Malaysia tahun delapan  puluhan.  Anwar Ibrahim memegang  Wakil Perdana Menteri, memimpin policy keuangan negara Malaysia. 

Pada masa yang sama  Indonesia  punya  JB Sumarlin.Kedua  figur ini JB Sumarlin dari Indonesia,  dan Anwar Ibrahim dari Malaysia dominant dalam pemerintahan. Kawasan ini menjadi  maju dalam pertumbuhan ekonomi. Sri Mulyani muncul pada era 2000-an, dapat diktegorikan punya kemiripan kebijakan dengan Anwar Ibrahim dari Malaysia

Mungkin memperbandingkan Sri Mulyani dan Anwar Ibrahim tentang  hal itu dapat diperjelaskan sebagai berikut :

Pertama, berkenaan unsur konflik. Sri Mulyani berada dalam pemerintahan SBY juga cukup banyak  menghadapi persaiangan kebijakan keuangan. Tapi dengan  tekun ia mengurai simpul masalah sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik

Konflik dalam pemerintahan SBY saatnya  terjadi kasus   BLBI yaitu digelontorkan kebijakan ball out bank yang bermasaalah. Disini Sri Mulyani terseret kedalam konflik yang cukup serius. Sri Mulyani berada pada pusarana kasus.Namun kasus  BLBI menguap, terhenti begitu saja. Tidak ada kelanjutan

Nasib baik memihak Sri Mulyani yaitu ia dipromosikan menjadi Direktur  Pelaksana Bank Dunia di Washington Amerika. Satu jabatan penting amat bergengsi. Ini juga menjadi solusi  konflik dan masalah  BLBI hingga disiniI.Problem membawa hikmat.

Antara Sri Mulyani dan Anwar Ibrahim nasib berbeda.Sama tokoh pengabdi kepada bangsanya.Yang satu ditimpakan kasus BLBI, yang satu diisukan pendukung kapitalis yang sejati ditentangnya.

Kedua,masalah konflik Anwar Ibrahim. Ini berbeda  dari kasus  konflik BLBI.Yaitu Anwar Ibrahim lebih serius dan amat compleks., meskipun secara umum memang figur Anwar ini penting bagi Malaysia. namun  Anwar malangnya ia tersandung dalam  konflik figur dalam pemerintahan dan diplesetkan kasus hukum.

Akibatnya dalam sejarah baru Malaysia nama dia tersingkir,  diasingkan sementara dalam tahanan., Tetapi belakangan  kembali  bangkit. mewarnai bagian dari sejarah tanah Semenanjung Melayu terebut.

Dalam masa bebas sementara di era Abdullah Badawi ia  dapat membentuk partai yang dinamakan Partai Keadilan Sejahtera yang dipimpin oleh isterinya Wan Azizah Ismail. Partai itu melejit diantara partai lain, karena figur dia yang diambil  alih Nur Alizah puteri sulungnya. Ini menjadi sayap perjuangan Anwar Ibrahim menjejaskan gagasan idealistik  reformasi yang islah dan amanah

 Dalam suratnya 2 mei 2016 dari penjara, dengan tulisan tangan  delapan halaman Anwar Ibrahim gagasaan reformatifnya. Surat dari penjara tsb yang dibacakan  Biro politik  partai Keadilan Rakyat (PKR) pulau Pinang 10 Mei 2016, Sari pati surat itu menyatakan kebimbangan terhadap  gagasan perubahan Deklarasi Rakyat yang disponsori Mahathir Muhammad bersama Daim, Azdin tersebut.

Salah satu butir yang diangkatnya adalah pertama, bila dukungan perlemen diperoleh secara mayoritas, maka  Perdana Menteri diipilih namun,dalam gagasan yang belum jelas. Reformasi yang hendak dijalankan dalam perubahan Malaysia kedepan, belum sepenuhnya sesuai dengan  asas perjuangan opoisisi selama ini yang dipimpin  partai keadilan rakyat (PKR).Dia karena itu, menolak untuk ikut bersama.

Kedua, masalah  tiadanya penyesalan. Tokoh  yang ada dalam intern pembankang orang yang bermasalah juga dimasa lalu dengan korupsi, pengkhianatan yang belum menyatakan penyesalan  kesalahnnya.. Prinsip  kapitalisme, dan penyingkiran rakyat serta korupsi yang mereka  lakukan selama ini tersembunyi dimata rakyat Malaysia.

Dalam pandangan Anwar, reformasi haruslah lurus dan amanah. Sudah  ada isu ia sudah dihubungi oleh pihak pemerintah  dengan utusan khusus.  Ia membantah tidak benar. Jikapun bisa terjadi  namun tidak akan merubah pendirinya sedikitpun.

Alasan diatas mengisyaratkan  perubahan belum disepakati dalam mengisi masa depan. Bila  mana dikendalikan oleh tokoh lama yang sulit berubah, perubahan  macam apa yang bisa  diajukan.Malah mungkin ini merupakan pemaksaan kehendak,penunggangan atau manipulasi

Penulis setuju dengan  argumen ini. Anwar benar. Penjelasannya sesuai  apa yang dialami Indonesia  Ini adalah paralel dengan  emprisime Indonesia.  Reformsi Indonesia dengan bebas dari kolusi korupsi dan nepotisme.

Sehingga reformasi Indonesia  berlansung setengah lapangan. Bercampur antara yang reformatif dengan yang bukan reformatif. Dibuktikan dalam pemilihan umum pertama kali usai reformasi dicanangkan. Ternyata dimenangkan oleh partai masa lalu yaitu Golkar. Yang dimasa  lalu partai ini adalah partai berkuasa.

Ada  yang beralasan itu tidak soal.Bukankah  amandemen undang undang dasar telah dilakukan.Sejatinya asas telah  menampung aspirasi reformasi. Intinya pendapat ini  yang mendamaikan kehawaatiran adanya  penumpang belakangan dan ada pahlawan kesiangan

Dapat disimpulkan reformasi Indonesia belum dapat  terlaksana sebagaiman mestinya Amanat reformasi Disatu pihak kita tak dapat lagi bicara reformasi. Karena semua  menyatakan reformasi.Tapi mereka tidak mau bicara tentang kolusi nepotisme dan korupsi.

Merujuk kepada oposisi Malaysia Anwarlah -mungkin tidah keliru-  orang pertama menggagas gerakan reformasi yang  dinamakan Pakatan Rakyat dengan dukungan partai etnis Cina, Partai PAS dan Etnis India. Belakangan baru muncul Deklarasi Rakyat.  Terhadap  argumen semacam ini disikapi Anwar Ibrahim dengan sindiran bahwa itu semua, mengekalkan siasat licik dalam melestarikn  gagasan yang usang.

Akhirnya kembali mencermati perjalanan tokoh, menjadi pokok artikel ini, maka Sri Mulyani tetap lah tokoh reformasi keuangan Indonesia.Apakah dengan predikat yang demikian itu ia akan mungkin  menjadi wakil Presiden Jokowi  2019 nanti,bukanlah  sesuatu yang mustahil.Kita tunggu.

*)Dr Mas ud HMN adalah Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)