Beranda » Ekonomi » 20 Perusahaan Indonesia akan Ikuti the 1st Indonesia Food and Beverage Expo di Davao

Kamis, 09 Maret 2017 - 23:20:27 WIB
20 Perusahaan Indonesia akan Ikuti the 1st Indonesia Food and Beverage Expo di Davao
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 613 kali

Davao City, Melayutoday.com,- Pada 28 Februari 2017, Konsulat Jenderal RI Davao City bekerjasama dengan Direktorat Pemberdayaan Usaha BKPM telah menyelenggarakan Business Briefing persiapan the 1st Indonesia Food and Beverage Expo (IFBE)  yang akan diselenggarakan di Davao City Filipina pada 17-19 Maret 2017 bertempat di House of Indonesia.

Pertemuan yang diadakan di Gedung BKPM ini dihadiri oleh lebih dari 40 pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang makanan dan minuman (Food and Beverage).

Pertemuan bisnis tersebut menampilkan Konsul Jenderal RI di Davao City Berlian Napitupulu sebagai nara sumber dan Direktur Pemberdayaan Usaha Pratito Soeharyo sebagai pengantar dan moderator. Direktur Pratito Soeharyo dalam kata sambutannya mengapresiasi inisiatif KJRI Davao untuk mengadakan expo guna mempromosikan produk Indonesia di Filipina, khususnya Davao City. Pratito juga menyambut business briefing tersebut agar para pengusaha Indonesia calon peserta pameran mengetahui dengan jelas kondisi ekonomi di Davao dan masalah-masalah terkait Expo.

Mengapa Davao?

Dalam kesempatan itu, Konjen Berlian Napitupulu menjelaskan secara gamblang situasi dan kondisi politik dan sosial ekonomi Filipina, khususnya wilayah Mindanao. Ditekankan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat bagi pengusaha Indonesia untuk memasuki pasar Filipina khususnya Davao dan wilayah Mindanao, mengingat Pemerintah Presiden Duterte yang mantan Walikota Davao, sedang memprioritaskan pembangunan di wilayah Mindanao termasuk Davao di segala bidang secara besar-besaran.

Konjen Berlian juga memaparkan potensi ekonomi Filipina khususnya Mindanao serta bagaimana berbisnis di negara berpenduduk kedua terbesar di ASEAN tersebut. "Mumpung hari masih gelap, pengusaha kita harus masuk menginjakkan kaki di negara tetangga tersebut. Kalau sudah terang benderang dan pesaing dari negara-negara lain sudah masuk, maka akan sulit bagi kita untuk menguasai pasar," ujar Berlian

Lebih lanjut, Konjen Berlian memaparkan prosedur bisnis dan investasi, etika bisnis dan selera konsumen Filipina, khususnya Mindanao.

Mengenai Food and Beverage Expo (IFBE), Konjen Berlian menyampaikan bahwa IFBE adalah peluang yang timely bagi para pengusaha Indonesia. Potensi ekonomi yang cukup besar dan selera pasar yang cocok serta fokus pembangunan ekonomi terhadap Mindanao merupakan peluang besar bagi produk Indonesia. "Apalagi saat ini, Filipina menjadi tuan rumah dari 180 pertemuan ASEAN di 12 kota berbeda termasuk Davao. Jangan sampai peluang ini lepas dan diambil oleh negara lain” ujar Konjen Berlian.

"Kami telah mengundang para potential buyer yang terdiri dari busines owner, whole seller, chamber of commerce dan para pejabat tinggi setempat untuk menghadiri IFBE. Booth ukuran 2x3 meter, listrik dan transportasi lokal sudah kami siapkan dengan gratis, pungkas Berlian.

Sejalan dengan itu, Pratito Soeharyo juga mendorong para pengusaha Indonesia ikut pameran makanan dan minuman di Davao. Ia menekankan agar para pengusaha Indonesia mengutamakan business contact dengan para partner demi keberlangsungan bisnis jangka panjang di Filipina. "Para peserta agar tidak hanya melayani konsumen ritel, tetapi fokus kepada para mitra potensial seperti distributor, pemilik toko, dan pengusaha supermarket," ujar Pratito.

Dalam pertemuan tersebut, tercatat sebanyak 18 pengusaha skala produksi menengah atas ditambah 2 perusahaan dari Sulawesi Utara yang telah lebih dulu mendaftar, telah menyatakan kesiapannya untuk berpartispasi pada ajang IFBE. Jumlah ini telah mendekati jumlah booth yang disediakan oleh KJRI pada pameran dagang tersebut.

Selama Expo, juga akan diadakan, one-on-one business matching, pertunjukan seni budaya, dan promosi pariwisata Indonesia selama 3 hari berturut-turut bertempat di House of Indonesia. Pada tanggal yang sama di malam hari, KJRI juga mengadakan Indonesian Culinary Festival di Marco Polo Hotel.  (Redaksi).

 

Foto: Konsul Jenderal Berlian Napitupulu bersama Bapak Pratito Soeharyo, Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM dalam Business Briefing persiapan 1st Indonesian Food and Beverage Expo di Davao City pada 17-19 Maret 2017


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)